BBM naik, GPI Tuntut SBT

Puluhan orang yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jawa Tengah, Rabu (21/3) siang melakukan aksi demo menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang akan diberlakukan per 1 April mendatang dan sekaligus untuk menuntut SBY turun, di depan gedung DPRD Jawa Tengah Jalan Pahlawan. Mereka memulai long march dari depan Mapolda Jateng kemudian menuju ke gedung DPRD dengan membawa kotak kardus bertuliskan APBN dan galon kosong bertuliskan BBM.

Selain berorasi, pengunjukrasa juga melakukan aksi teatrikal yakni dengan mengambil posisi berbaring di atas aspal sambil bersusah payah meraih sekuat tenaga galon yang berisi BBM. Berkali-kali usaha itu gagal, hal itu menggambarnya dengan kenaikan harga BBM rakyat menjadi sengsara.

Su'udut Tasdiq, koordinator aksi mengatakan, GPI menuntut tolak kebijakan kenaikan harga BBM. Kedua jika BBM naik maka SBY-Boediono harus turun dari kursi kekuasaannya.

"Kebijakan menaikkan harga BBM jelas melanggar UU 22/2011 tentang APBN 2012 pasal 7 ayat 6, bahwa harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan. Kebijakan ini tidak pro rakyat dan akan mencekik masyarakat, serta juga akan memicu tingkat kemiskinan," tandasnya.
( Yulianto / CN27 / JBSM )

Sumber : suaramerdeka.com

0 komentar:

Posting Komentar